Sifat-sifat buruk manusia dalam Al Quran

Manusia diciptakan Allah adalah sebaik-baiknya bentuk dan kepadanya telah dihiasi aneka kebaikan di dalam dirinya. Perkara tampilnya manusia sebaliknya adalah karena kelemahan diri dan aneka godaan dari luar yang tidak dapat dihadapinya sehingga dirinya cenderung atau memperturutkan hawa nafsunya. 

Dikala manusia melakukan kesalahan diri dan orang yang melihatnya akan sepakat..”ya namanya manusia” atau”ya memang begitulah, manusia sudah kodratnya sebagai tempatnya salah khilaf dan dosa”…Lebih parah lagi ada orang yang beranggapan bahwa sifat buruk dan kasar seseorang adalah mengacu pada kodrat manusia sebagai makhluk kasar bukan makhluk halus. Bila hal ini demikian, terlihat persoalan dan segala sesuatunya selesai sampai disitu.

Baiklah ini beberapa sifat manusia yang ada dalam Al Quran, banyak sekali sebenarnya sifat-sifat itu sebagai berikut :

  1. Lemah. Firman Allah : Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah (Annisa : 28)
  2. Lalai. Firman Allah : Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. (Al Araf : 146)
  3. Bodoh. Firman Allah : Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,(Al Ahzab : 72)
  4. Zalim. Firman Allah : .Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).(Ibrahim : 34)
  5. Pelupa. Firman Allah : Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; …. (Al Isra:83).
  6. Ingkar. Firman Allah : sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya (Al Adiyat : 6).
  7. Kikir. Firman Allah : Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya”. Dan adalah manusia itu sangat kikir.(Al Isra : 100)
  8. Serakah. Firman Allah :  Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik.(Albaqarah : 96)
  9. Pamer.  Firman Allah: bermegah-megahan telah melalaikan kamu, (Altakatsur 1)
  10. Berdalih. Firman Allah: Janganlah kamu berdalih (dengan alasan-alasan yang dusta) (AtTaubah:66)
  11. Takut. Firman Allah :  Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Albaqarah : 155)
  12. Tidak percaya diri dan ragu ragu. Firman Allah: Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.(Albaqarah:147)
  13. Mudah terpedaya. Firman Allah : Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.(Alinfithar : 6)
  14. Kuatir dan bersedih. Firman Allah :Siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(Albaqarah : 62)
  15. Suka tergesa-gesa. Firman Allah :Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.(Al Isra 11)
  16. Suka bermain-main dan bersenda gurau. Firman Allah : (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”.(Al Araf: 51)
  17. Berputus asa. Firman Allah : Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.(Al Fushilat : 49)
  18. Kufur nikmat. Firman Allah : Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah).(Azzukhruf : 15)
  19. Menuruti prasangka. Firman Allah : Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.(Yunus:36).
  20. Selalu berangan-angan. Firman Allah : …..dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.(Al hadid : 14)
  21. Berlaku Tidak adil/curang. Firman Allah : Dan Syu’aib berkata: “Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.(Hud : 85)
  22. Tidak pernah merasa puas. Firman Allah : Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum (Al waqiah : 55)
  23. Suka berdebat. Firman Allah : Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran).(Albaqarah: 176)
  24. Suka membuat kerusakan  Firman Allah : Kemudian jika mereka berpaling (dari kebenaran), maka sesunguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan. (Ali Imran:64)
  25. Suka meremehkan. Firman Allah : Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini? (alwaqiah : 81)
  26. Hitung-hitung rezeki. Firman Allah : Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(An Nahl:18)
  27. Mencampur aduk yang hak dan batil . Firman Allah : Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya?(Ali Imran 71)
  28. Suka mengejek dan berolok-olok: Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”(Attaubah : 65)
  29. Suka mengambil hak orang lain. Firman Allah Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. (Ataubah:34)
  30. Berlebih-lebihan hingga melampaui batas. Firman Allah : Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, (Al Alaq:6)

Banyak sekali sifat-sifat manusia itu dan bila dicermati bisa lebih dari 30, namun yang terpenting adalah bagaimana diri dapat mendeteksi dan menjadikan sebagai  cermin, karena mungkin saja sifat-sifat diatas ada didalam diri. Mendapat ilmu dan pengetahuan dari Allah mengenai sifat-sifat diatas, khususnya yang ada didalam diri,  sudah merupakan karunia besar, karena  dapat dijadikan modalitas untuk memperbaiki diri menuju yang lebih baik.

Wallahu ‘alam

Sumber :https://perkarahati.wordpress.com/2014/03/15/30-sifat-sifat-manusia-dalam-al-quran/

Jauhilah 20 Dosa-dosa Besar Untuk Mendapat Keredhaan Allah.

Jauhilah 20 Dosa-dosa Besar Untuk Mendapat Keredhaan Allah.

Jauhilah 20 Dosa-dosa Besar Untuk Mendapat Keredhaan Allah.

 

by Abu Basyer on Thursday, October 21, 2010 at 11:24am

 

 

Sahabat yang dirahmati Allah,

Apabila kita lihat keadaan umat Islam hari ini kita merasakan amat sedih dan dukacita kerana perbuatan maksiat yang membawa kepada dosa berlaku merata tempat . Umat Islam sudah berani melakukan dosa-dosa besar  secara terang-terangan, mereka tidak takut lagi kemurkaan Allah s.w.t

 

Kemungkinan bala bencana yang berlaku ketika ini ada kaitannya dengan kerosakkan yang di lakukan oleh tangan-tangan manusia , seperti penyakit HIV, selsema babi, selsema burung, demam denggi berdarah, jerebu, cuaca panas , kemarau , ribut taufan dan lain-lain lagi.

 

Setiap hari kita baca berita di dada akhbar arus perdana menceritakan kisah-kisah gejala sosial dan jenayah yang di lakukan oleh umat Islam. Kes rogol , sumbang mahram , pembunuhan kejam, ragut ,penderaan fizikal , jenayah along , menjual dan menghisap dadah , rompakan , penculikan, membuang bayi hasil perzinan , pelacuran , perdagangan manusia dan lain-lain lagi. Ini tidak termasuk lagi kes-kes seperti rasuah , penyalagunaan kuasa , khalwat , bersekedudukan , sumpah palsu , minum arak , main judi , fitnah- menfitnah dan perzinaan.

 

Faktor penting yang menyebabkan kesemua keadaan ini berlaku kerana umat Islam telah meninggalkan ajaran Islam yang di bawa oleh Rasulullah s.a.w. Mereka terlupa bahawa kehidupan mereka di dunia ini hanya lah persingahan sementara untuk menuju kehidupan akhirat yang kekal abadi.

 

Mereka telah dikuasai oleh runtunan hawa nafsu amarah dan terpedaya dengan hasutan syaitan. Alangkan ruginya jika semasa hidup di dunia yang sementara ini diisi dengan dosa-dosa besar yang membawa kemurkaan Allah s.w.t. Jika ditakdirkan seseorang pelaku dosa besar ini mati sebelum bertaubat maka amat malang sekali perjalanan hidupnya selepas kematian kerana akan mengalami kesengsaraan yang  berpanjangan di alam barzakh, Padang Mahsyar, timbangan amal. dan siratul mustaqim akhir sekali dihumbankan ke dalamn Neraka Jahannam, nauzubillahiminzalik.

 

Di senaraikan 20 dosa-dosa besar yang wajib dijauhi supaya kita mendapat keredhaan Allah s.w.t di dunia dan akhirat.

 

Dosa-dosa besar tersebut adalah seperti berikut :

 

1. Syirik (Menyekutukan Allah s.w.t.)

 

Syirik adalah dosa besar yang paling utama sekali. Seseorang yang syrik kepada Allah s.w.t tidak akan diampunkan dosanya di hari akhirat nanti.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t. berfirman maksudnya :”Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki- Nya”.(Surah An Nisaa ayat 48).

 

Dan Allah s.w.t berfirman maksudnya :”Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya Syurga”.(Surah Al Maaidah ayat 72)

 

Nabi s.a.w bersabda yang bermaksud :“ Dosa yang paling besar ialah mensyrikkan Allah , derhaka pada ibu bapa dan membunuh orang”(Hadis riwayat Anas bin Malik)

 

2. Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah s.w.t.

 

Seseorang yang putus asa dan kecewa adalah manusia yang tidak redha dengan qadha’ dan qadar Allah s.w.t. Orang Mukmin menganggap segala bala dan musibah adalah ujian daripada Allah s.w.t.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t.berfirman maksudnya :”Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”.(Surah Yuusuf: 87).

 

3. Merasa aman dari ancaman Allah s.w.t.

 

Jiwa yang tidak rasa takut dan gementar dengan Neraka dan azab Allah s.w.t di hari akhirat nanti adalah jiwa yang sombong dan takbur. Dia akan menyesal dan mendapat kerugian nanti kerana di dunia meremehkan ancaman Allah s.w.t.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t.berfirman maksudnya :”Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.”(Surah Al A’raaf ayat 99)

 

4. Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.

 

Anak yang derhaka kepada ibu bapanya tidak akan mendapat redha Allah  s.w.t.kerana keredhaan-Nya adalah bergantung kepada redha kedua ibu bapa. Balasan yang akan diterima di dunia lagi sebelum mendapat azab yang pedih di hari akhirat nanti.

 

Firman Allah s.a.w. bermaksud: “Tuhanmu telah memerintahkan, supaya kamu tidak menyembah selain Allah, dan hendaklah berbuat santun terhadap kedua orang tua. Jika salah seorang telah lanjut usianya, atau kedua-duanya telah tua, janganlah sekali-kali engkau berani berkata cis! terhadap mereka dan janganlah engkau suka menggertak mereka. Tetapi berkatalah dengan sopan santun dan lemah lembut.(Surah al-Israk, ayat 23).

 

Nabi s.a.w. bersabda yang maksudnya: “Tidak masuk Syurga orang suka mengungkit-ungkit pemberiannya, orang yang derhaka kepada kedua ibu bapanya dan orang yang gemar minum minuman keras” (Hadis Riwayat Imam Ahmad).

 

Sabda Nabi s.a.w kepada Sayyidina Ali k.w : “Wahai Ali ! Saya melihat tulisan pada pintu Syurga yang berbunyi “Syurga itu diharamkan bagi setiap orang yang bakhil (kedekut), orang yang derhaka kepada kedua orang tuanya, dan bagi orang yang suka mengadu domba (mengasut).”

 

5. Membunuh manusia tanpa hak.

 

Dosa membunuh manusia lain tanpa hak adalah dosa yang sangat besar, kedudukannya adalah selepas syirik kepada Allah s.w.t.

 

Firman Allah s.w.t. yang bermaksud : “Dan barangsiapa yang membunuh searang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam , kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.”

(Surah An- Nisaa’ ayat 93)

 

Ayat ini jelas menunjukkan bahawa membunuh dengan senghaja itu akan dikenakan empat macam hukuman: (i) Berkekalan di dalam neraka Jahannam. (ii) Kemurkaan Allah. (iii) Dilaknat atau dikutuk hidupnya (iv) Azab yang sangat pedih dan keras yang akan disediakan oleh Allah baginya di akhirat.

 

Di antara hadis-hadis Rasulullah s.a.w. yang mengancam tentang dosa dan hukum ke atas pembunuh ialah:Sabda Nabi s.a.w. maksudnya :  “Aku (Ubaidullah bin Abu Bakar) mendengar Anas bin Malik berkata: “Rasulullah s.a.w. telah menyebut dosa-dosa besar (atau Baginda ditanya mengenai dosa-dosa besar) “, jawab Baginda: “Menyekutukan Allah, membunuh manusia dan derhaka kepada kedua ibu bapa.” (Hadis riwayat Muslim)

 

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :“ Orang yang mati terbunuh , akan datang di hari kiamat dengan mengantungkan kepalanya di salah satu tangannya , sambil memegang pembunuhnya dengan tangan yang lain , sedang darah terus mengalir. Apabila mereka berdua sudah ada di hadapan Allah, maka orang yang terbunuh itu berkata : Ya Allah, inilah orang yang telah membunuh aku. Maka Allah berkata kepada sipembunuh : Celakalah engkau, lalu di bawalah orang itu ke neraka.”

 

6. Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t. berfirman maksudnya :”Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar”.(Surah An Nuur ayat 23)

 

7. Memakan riba’.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t  berfirman maksudnya :”Orang-orang yang makan (mengambil) riba’ tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila”.

(Surah Al Baqarah ayat 275)

 

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :“ Selagi akan terjadi dan nyata pada akhir zaman empat macam di kerjakan manusia :

Pertama : orang-orang (mudah sahaja mengerjakan riba’ dan) memakan harta riba’.

Kedua : orang-orang (dengan tak merasa takut-takut) mengerjakan zina.

Ketiga : orang-orang (sering) bersumpah (walau pun palsu , tak ambil peduli)

Keempat : orang-orang (suka) mengurangkan sukatan atau timbangan (pada jual beli)Maka apabila berlaku dan telah nyata (di lakukan orang-orang seperti di lakukan itu) akan bertebaranlah penyakit dan bala yang akan di turunkan Allah dengan perang setengah akan setengahnya.”

 

8.Lari dari medan pertempuran.

 

Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.

 

Allah s.w.t berfirman maksudnya :”Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (muslihat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah Neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya”.

(Surah Al Anfaal ayat 16)

 

9. Memakan harta anak yatim.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t berfirman maksudnya :”Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (Neraka)”.

(Surah An Nisaa ayat 10)

 

10. Berbuat zina.

 

Dalam satu riwayat Nabi s.a.w ada menceritakan kisah seorang abid di zaman Bani Israel yang beribadah selama 60 tahun di dunia sebelum dia meninggal dunia dia telah melakukan zina dan tidak sempat bertaubat. Apabila ditimbang di akhirat dosa zina dengan ibadahnya selama 60 tahun  maka dosa zina lebih berat daripada pahala beribadah selama 60 tahun.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t  berfirman maksudnya :”Barangsiapa yang melakukan demikian itu, nescaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu”.

(Surah Al Furqaan ayat 68-69)

 

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :“ Jauhilah oleh kamu akan zina, kerana kecelakaannya empat macam iaitu hilang seri (cahaya) pada wajahnya , di sempitkan rezekinya , dan kemurkaan Allah atasnya dan menyebabkan kekal di dalam Neraka.”

(Hadis riwayat Thabrany dan Ibnu Abbas)

 

11. Sumpah palsu.

 

Jika seseorang bersumpah untuk melakukan sesuatu perbuatan, namun ternyata ia tidak melakukan perbuatan itu. atau ia bersumpah tidak akan melakukan sesuatu perbuatan, namun nyatanya ia kemudian melakukan perbuatan itu. Tentang hal ini Allah s.w.t berfirman maksudnya :

 

“Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih”.

(Surah Ali Imraan ayat 77 )

 

Diriwayatkan oleh Abu Bakrah r.a katanya: Ketika kami bersama Rasulullah s.a.w, baginda telah bersabda maksudnya : “Mahukah aku ceritakan kepada kamu sebesar-besardosa besar? Ianya tiga perkara, iaitu mensyirikkan Allah, mengherdikkedua ibu bapa dan bersaksi palsu atau kata-kata palsu.”

 

12. Meminum arak (minuman keras).

 

Firman Allah lagi yang bermaksud: “Mereka bertanya kepadamu (wahai Muhammad) mengenai arak dan judi. Katakanlah kepada kedua-duanya ada dosa besar (mudarat) dan ada pula beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa kedua-duanya adalah lebih besar daripada manfaatnya.”

(Surah al-Baqarah, ayat 219)

 

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :“ Empat ( macam manusia) tidak Allah masukkan mereka itu ke Syurga dan tidak akan merasai kenikmatannya, peminum arak , pemakan riba’ , menzalami (memakan) harta anak yatim dengan tidak hak dan derhaka pada ibu atau bapa.”

(Hadis riwayat Al-Hakim)

 

13. Berjudi.

 

Judi adalah antara amalan termasuk dalam dosa besar kerana ia dikaitkan dengan amalan syaitan. Tegahan berjudi kerana perbuatan itu mendatangkan banyak keburukan bukan saja kepada orang yang suka berjudi, juga mereka yang rapat dengannya.

 

Firman Allah lagi yang bermaksud: “Mereka bertanya kepadamu (wahai Muhammad) mengenai arak dan judi. Katakanlah kepada kedua-duanya ada dosa besar (mudarat) dan ada pula beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa kedua-duanya adalah lebih besar daripada manfaatnya.”

(Surah al-Baqarah, ayat 219)

 

14. Menilik nasib / mempercayai bomoh.( menggunakan perantaraan jin dan syaitan mengaku boleh mengetahui perkara ghaib)

 

Firman Allah yang bermaksud: “Wahai orang beriman! Sesungguhnya arak, judi, penyembahan berhala dan bertilik nasib adalah najis (haram) dan ia daripada perbuatan syaitan.”

(Surah al-Maidah, ayat 90)

 

Sabda Nabi s.a.w bermaksud: “Barang siapa datang kepada tukang tenung (bomoh), kemudian dia membenarkan perkataannya, maka sembahyangnya tidak diterima oleh Allah selama 40 hari.”

(Hadis Riwayat Muslim).

 

15.  Meninggalkan solat.

 

Tentang hal ini Allah s.w.t. berfirman maksudnya :”Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (Neraka)?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan solat”.

(Surah Al Muddats-tsir ayat  42-43 )

 

Nabi s.a.w ada bersabda yang bermaksud :“ Bermula orang yang meninggalkan solat pada hal ia dalam keadaan sihat, maka Allah tidak memandang kepadanya dengan pandangan rahmat, dan baginya kelak azab yang amat hebat melainkan kalau ia bertaubat dari perbuatannya itu”

 

16. Melanggar perjanjian dan memutuskan tali silaturahmi.

 

Tali silaturahmi adalah salah satu ikatan yang diperintahkan oleh Allah s.w.t.untuk disambung.

 

Allah s.w.t  berfirman maksudnya :”(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi”.(Surah Al Baqarah ayat 27 )

 

Nabi s.a.w pernah bersabda yang bermaksud, “Orang yang memutuskan silaturahim tidak akan masuk Syurga.”

(Hadis Riwayat Muttafaq Alaih)

 

17. Melakukan liwath (homoseksual).

 

Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :“ Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka) , bukan kepada wanita, maka kamu ini adalah kaum yang melampau batas.”

(Surah Al- A’raaf ayat 81)

 

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :“ Barangsiapa mengerjakan akan perkerjaan kaum Luth (liwaath / homoseksual) maka hendaklah di bunuh yang memperbuat dan yang di perbuat.”

 

18. Tidak menuanikan zakat.

 

Firman Allah s.w.t. yang bermaksud :“ Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya , menyangka bahawa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan di kalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allahlah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

(Surah Al-Imran ayat 180)

 

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud :“Barangsiapa mempunyai emas atau perak senisab, sedang tidak di keluarkan zakatnya, kelak di hari kemudian ia akan di kejar-kejar oleh ular yang besar dan sangat berbisa dari neraka yang mengigit tangannya sehingga terpotong, kemudian tangannya kembali sebagai sediakala, di gigit lagi ular itu, demikianlah setiap masa, sehingga akhirnya orang yang bakhil itu akan di seret ke neraka Jahannam”

 

19. Mengurangkan sukatan timbangan.

 

Firman Allah s.w.t maksudnya : “Tepatkanlah ukuran dan janganlah kalian termasuk golongan orang yang merugi.

(Surah Asy Syu’araa ayat 181).

 

Firman Allah s.w.t maksudnya : “Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berjalan atas dasar suka sama suka diantara kamu”

(Surah An-Nisaa ayat 29)

 

20. Membunuh diri sendiri dengan sengaja.

 

Dari Abu Huhairah r.a. Nabi s.a.w bersabda maksudnya : “Sesiapa yang terjun dari bukit membunuh dirinya, dia akan terjun ke dalam neraka jahannam kakal di dalamnya selama-lamanya. Sesiapa yang meminum racun membunuh diiri, racun itu akan berada di dalam gengamannya, dia akan menghirup racun itu di dalam neraka jahannam kekal di dalamnya selama-lamanya. Siapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu akan berada dalam gengamannya, dia akan menikamkannya di perutnya di dalam neraka jahannam, kekal di dalamnya selama-lamanya.”

(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

 

Daripada Thabit bin Dhohak r.a. sabda Nabi s.a.w. maksudnya :  “Sesiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu benda di dunia, dia akan diazabkan dengan benda tersebut di hari kiamat.”

(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

 

Jabir bin Samurah r.a. bahwa seorang laki-laki telah membunuh dirinya sendiri dengan tombak maka Nabi s.a.w. tidak menyembayangkan (jenazahnya)”

(Hadis Riwayat Muslim)

 

Sahabat yang dikasihi,

Setiap dosa-dosa yang kita lakukan sebenarnya ianya akan memberi kesan kepada hati  kita. Hati akan berpenyakit dan dipenuhi oleh selaput hitam yang menutup pintu-pintu hidayah dan kebenaran. Untuk menghilangkan selaput hitam tersebut perlu kepada bertaubat dan beristighfar kepada Allah s.w.t dan sentiasa mengingati mati dan banyak membaca al-Qur’an.

 

Firman Allah s.w.t maksudnya: “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, nescaya Kami hapuskan kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (Syurga).”

(Surah An-Nisa’ ayat 31)

 

Oleh itu jauhilah semua dosa-dosa kecil atau besar dalam hidup kita dan sentiasa menghidupkan hati kita dengan iman dan taqwa dan sentiasa muraqabah  dengan Allah s.w.t.

 

Semoga kita  semua diampunkan oleh Allah s.w.t  terhadap  dosa-dosa kita yang telah lalu dan akan datang dan di beri-Nya rahmat dan keredhaan-Nya didunia dan akhirat.

Sabar

Di dalam qur’an disebutkan lebihb70 kali. Makna dalam kehidupan diajarkan Allah. Kesabaran jamila. Manusia paling sabar adalah Nabi.

Manusia yang baik memberi contoh dalam kebaikan. Dakwah bil lisan dan dakwah dengan perbuatan.
Sabar merupakan perintah Allah.
1. Sabar menjaga agama
2. Sabar menjalankan perintah agama
3. Sabar menghadapi agama mendapat musibah.
Sajdah (As-Sajdah):24 – Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.

Sabar dalam sholat insya Alllah khusyu. Kesabaran dapat mendatangkan keberkahan. 0

Jiwa nafsu

Mutmainnah jiwa rasa aman nyaman, jiwa orang mukmin

يٰٓأَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
Wahai jiwa yang tenang!
[QS. Al-Fajr: Ayat 27]

ارْجِعِىٓ إِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya.
[QS. Al-Fajr: Ayat 28]

Tenang, ridho
Rodiyah hati yang tenang.
Allah swt membuat manusia menjadi baik, Allah beri cobaan atau hukuman didunia dengan berbagai kekurangan, bala atau penyakit, kekurangan harta benda dan kekurangan makanan.
Hidup puas mengabdikan kepada Allah, puas mendapat ganjaran dari Allah swt. Hidup penuh amal ibadah, amal sholeh . Ridho dan menerima apa yang dibagikan oleh Allah swt.

فَادْخُلِى فِى عِبٰدِى
Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
[QS. Al-Fajr: Ayat 29]

وَادْخُلِى جَنَّتِى
dan masuklah ke dalam surga-Ku.
[QS. Al-Fajr: Ayat 30]
وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنٰهُ بِهَا وَلٰكِنَّهُ ۥ ٓ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ ۚ فَمَثَلُهُ ۥ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَث ۚ ذّٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِئَايٰتِنَا ۚ فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dijulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya ia menjulurkan lidahnya (juga). Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.
[QS. Al-A’raf: Ayat 176]

Hakekat Iklas.

Sesungguhnya Allah senantiasa menolong umat  islam, orang yang lemah, orang yang miskin, orang yang kekurangan, orang yang iklas. Kemiskianannya tidak mengurangi keiklasan beribadah kepada Allah. Doa mereka diijabah  Allah. Hidupnya Berharap penuh kepada Allah. Karena tidak pernah putus berharap kepada Allah. Bergantung kepada yang maha kaya. Suatu kesalahan orang yang hidupnya mencintai yang dunia yang fana.

قُلْ أَتُحَآجُّونَنَا فِى اللَّهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ وَلَنَآ أَعْمٰلُنَا وَلَكُمْ أَعْمٰلُكُمْ وَنَحْنُ لَهُ ۥ  مُخْلِصُونَ
Katakanlah (Muhammad), “Apakah kamu hendak berdebat dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu, dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati.
[QS. Al-Baqarah:(2) Ayat 139]

أَمْ تَقُولُونَ إِنَّ إِبْرٰهِۦمَ وَإِسْمٰعِيلَ وَإِسْحٰقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطَ كَانُوا هُودًا أَوْ نَصٰرٰى  ۗ  قُلْ ءَأَنْتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ  ۗ  وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَتَمَ شَهٰدَةً عِنْدَهُ ۥ  مِنَ اللَّهِ  ۗ  وَمَا اللَّهُ بِغٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Ataukah kamu (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya’qub, dan anak cucunya adalah penganut Yahudi atau Nasrani? Katakanlah, “Kamukah yang lebih tahu atau Allah? Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan kesaksian dari Allah yang ada padanya?” Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
[QS. Al-Baqarah: Ayat 140]

Hakekat iklas yaitu mensucikan ibadah semata2 kepada Allah swt.
Perkataan dan amal perbuatan hanya ditujukan kepada Allah.
Tidak mengharapakan imbalan duniawi.  Lakukan semata mata karena Allah swt.

Iklas tidak berwarna
Iklas tidak ada wujudnya
Iklas tidak suaranya
Iklas tidak  bergambar.
Iklas tidak tertulis
Yang tahu hanya dia dan Allah
Bahkan malaikat tidak bisa mengetahui apalagi mencatatnya.
Tidak boleh jin atau setan itu tahu.
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِب بِّهِۦ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنٰهُ صَابِرًا ۚ نِّعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ ۥ ٓ أَوَّابٌ
Dan ambillah seikat (rumput) dengan tanganmu, lalu pukullah dengan itu dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).
[QS. Sad: Ayat 44]
وَاذْكُرْ عِبٰدَنَآ إِبْرٰهِيمَ وَإِسْحٰقَ وَيَعْقُوبَ أُولِى الْأَيْدِى وَالْأَبْصٰرِ
Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak, dan Ya’qub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu (yang tinggi).
[QS. Sad: Ayat 45]

إِنَّآ أَخْلَصْنٰهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ
Sungguh, Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan) akhlak yang tinggi kepadanya yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
[QS. Sad: Ayat 46]

قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُ ۥ دِينِى
Katakanlah, “Hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku.”
[QS. Az-Zumar: Ayat 14]

وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ مُوسٰىٓ ۚ إِنَّهُ ۥ كَانَ مُخْلَصًا وَكَانَ رَسُولًا نَّبِيًّا
Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Musa di dalam Kitab (Al-Qur’an). Dia benar-benar orang yang terpilih, seorang rasul dan nabi.
[QS. Maryam: Ayat 51]

Muhklis murnikan ketaatan kepada Allah, dalam ibadah tidak ada unsur unsur syirik.
Penyembelihan hewan dengan tujuan selain Allah walaupun dengan menyebut Allah dalam penyebelihan maka haram hukumnya memakannya.

فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عٰقِبَةُ الْمُنْذَرِينَ
Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
[QS. As-Saffat: Ayat 73]

Hati bersih ibadah semata mata karena Allah.
Orang yang kaya orang bergantung dan mencintai Allah swt.
Suatu kesalahan besar mencintai yang sesuatu yang fana.
Jangan pernah ada iri dengki dan kebencian kepada orang yang beriman.

Hanya mencari keridhaan Allah semata.

Muhammad Tarmin Sarengat Al Lajeri

Raja Harapan dan Ikhsan berbuat baik

Raja harapan. Setiap insan memiliki harapan yang ingin dicapai dan masalah yang ingin diselesaikan. Setiap amal sholeh mendapat pahala yang menjadi bekal kehidupan diakhirat. Perkataan dan perbuatan
Allah ridho. Maka hidup banyak banyak melakukan amal sholeh.  Kadang manusia berbuat iksan kepada Allah tetapi tidak iksan kepada manusia. Kadang berkata kasar, berkata menyakiti, hibah, namimah dan lainnya.
Al baqorah 195.

وَأَنْفِقُوا فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ  ۛ  وَأَحْسِنُوٓا  ۛ  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
[QS. Al-Baqarah: Ayat 195]

Orang yang mempunyai sifat iksan maka dia akan dijaga Allah, ditolong Allah, dibantu Allah. Allah bersamanya, Allah bimbing  dan Allah memberi jaminan.
Islam itu suci lahir dan suci bathin. Suci bathin suci dari syrik, sombong, iri, dengki. Suci lahir suci dari kotoran, daki dan najis.
Orang yang baik, adalah orang tunduk dan patuh kepada Allah, baik berdasarkan iman.
Yunus 26
لِّلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنٰى وَزِيَادَةٌ  ۖ  وَلَا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلَا ذِلَّةٌ  ۚ  أُولٰٓئِكَ أَصْحٰبُ الْجَنَّةِ  ۖ  هُمْ فِيهَا خٰلِدُونَ
Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.
[QS. Yunus: Ayat 26]

Orang Islam cirinya berani dan kuat.

Muhammad Tarmin Sarengat Al Lajeri

Iklas

Allah swt menolong umat ini dengan umat yang miskin namun sholeh.  Karena doa orang orang miskin. Uud 1945 fakir miskin, dan anak terlantar ditanggung oleh pemerintah.  Doa mereka, sholat mereka dan iklas mereka. Menyerahkan hati sepenuh jiwa kepada Allah dengan penuh iklas. Banyak sahabat nabi yang kaya masuk islam dan berhijrah menjadi miskin , karena hartanya di tinggalkan di mekah. Dengan iklas mengapai ridho Allah.
Tidak mau sesuatu yang tidak diridhoi Allah. Menyedekahkan apa yang kita senangi. Menunggu maut dengan iman, islam dan iksan serta iklas. Menunggu maut dengan amal sholeh.
Sahabat barra beliau miskin hidup dengan sholeh, doa mustajab. Nabi menyuruh sahabat yang akan pergi perang minta doa kepada Barra.
Mohon kepada Allah matikan dalam islam, matikan dalam husnul khotimah.

Wasiat Allah supaya menjalankan syariat islam dengan iklas. Ajaran islam dengan penuh keiklasan.
Makanlah makanan yang halal dan baik serta berbuat sholeh. Pertama tama Allah perintahkan kepada nabu Nuh dan umatnya untuk melaksanakan agama dengan iklas. Perintah tersebut diceritakan kembali kepada Rosulullah.
Apa yang disenangi Allah dan Rosul. Seperti orang muslim laki laki sholat wajib 5 waktu dimasjid. Demikian juga diperintahkan kepada nabi Ibrahim, Musa dan Isa sampai kepada nabi Muhammad saw.
Fikrah pikir umat islam satu
Musyawarah (Ash-Shūraá)42:13 – Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

Muhammad Tarmin Sarengat Al Lajeri

Istianah

Istianah adalah Pertolongan Allah swt, bentuk permohonan doa kepada Allah swt . Dengan doa yang sungguh sungguh dengan mengankat tangan.
Jiwa , nafsu latifah. Latifah makna halus.
Lafast zikir ya latief 21 x atau 121 x atau tidak dihitung.
Ya Latief, ya hayuu, ya qoyum, y rahman ya rahim di baca setelah sholat tahajut dan sholat fardu.

Nafsu selalu mengajak durhaka. Kecuali nafsu yang telah ditundukan.
Shu sesuatu yang di benci Allah swt. Nafsu mengajak
1. Kufur
2. Fasik
3. Durhaka
Berbuat rusak al fujur
Kecuali nafsu rahimmah . Nafsu yang diberi rahmat Allah.
Wajib memohon pertolongan Allah swt.
Sifat nafsu mutmainah yaitu nafsu yang sudah lepas dari sifat sifat kebinatangan.sifat kebinatangan yaitu sifat Marah, ngamuk, iri dengki, serakah, mencaci, berkata kotor.
Nafsu yang menuntun kepada rahmat dan menuntun kepada keridhoaan Allah swt.
Menjadi abdi Allah, menjadi budaknya Allah dengan menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhkan segala larangan. Memohon dengan sunguh sungguh dengan istianah kepada Allah swt.

Seburuk manusia yang telah diberi kepercayaan namun dia kianat.

Muhammad Tarmin Sarengat Al Lajeri