Sabar

وَكَاَيِّنْ مِّنْ نَّبِيٍّ قٰتَلَ  ۙ  مَعَهٗ رِبِّيُّوْنَ كَثِيْرٌ ۚ  فَمَا وَهَنُوْا لِمَاۤ اَصَابَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَمَا ضَعُفُوْا وَمَا اسْتَكَانُوْا  ؕ  وَاللّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ

Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.

[QS. Ali ‘Imran: Ayat 146]

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ  ؕ  اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.

[QS. Al-Baqarah: Ayat 153]

قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ    ؕ  لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ    ؕ  وَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ     ؕ  اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan Bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.

[QS. Az-Zumar: Ayat 10]

Iklan

Bersyukur

​Allah SWT berfirman:
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.””

(QS. Ibrahim :7)

Allah SWT berfirman:
وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ  لَا تُحْصُوْهَا  ؕ  اِنَّ اللّٰهَ لَـغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

(QS. An-Nahl: Ayat 18)

Allah SWT berfirman:
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْۤ اَنْ اَشْكُرَ  نِعْمَتَكَ الَّتِيْۤ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًـا تَرْضٰٮهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

“Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.””

(QS. An-Naml: Ayat 19)

Husnuzhon — KEMUDAHAN REJEKI

Baik sangka kepada Allah swt. Baik sangka kepada diri sendiri. Baik sangka kepada Orang tua. Baik sangka kepada istri. Baik sangka kepada anak anak. Baik sangka kepada guru,ustadz dan Kyai Baik sangka kepada santri Baik sangka kepada teman. Baik sangka kepada atasan. Baik sangka kepada bawahan. Baik sangka kepada rekanan. Baik sangka pelanggan. Baik sangka […]

melalui Husnuzhon — KEMUDAHAN REJEKI

Mereka yang Alim namun Mati dalam Keadaan Tidak Beriman — Going to Jannah

Amalan seseorang bergantung bagaimana akhir dalam kehidupan di dunia. Ada yang di mata manusia seperti ahli surga namun di akhirat berakhir menjadi penghuni neraka begitupun sebaliknya. Amalan yang pernah kita lakukan, segala ibadah yang kita terus laksanakan tidak lantas membuat kita merasa aman terhadap siksa api neraka. Bahkan mereka yang mungkin lebih taat dalam beribadah dibanding […]

melalui Mereka yang Alim namun Mati dalam Keadaan Tidak Beriman — Going to Jannah