Al Baqarah 69

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا لَوْنُهَا  ۚ  قَالَ إِنَّهُ ۥ  يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ صَفْرَآءُ فَاقِعٌ لَّوْنُهَا تَسُرُّ النّٰظِرِينَ
Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami apa warnanya.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman bahwa (sapi) itu adalah sapi betina yang kuning tua warnanya, yang menyenangkan orang-orang yang memandang(nya).”
[QS. Al-Baqarah: Ayat 69]

Iklan

Al Baqarah 69

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا لَوْنُهَا  ۚ  قَالَ إِنَّهُ ۥ  يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ صَفْرَآءُ فَاقِعٌ لَّوْنُهَا تَسُرُّ النّٰظِرِينَ
Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami apa warnanya.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman bahwa (sapi) itu adalah sapi betina yang kuning tua warnanya, yang menyenangkan orang-orang yang memandang(nya).”
[QS. Al-Baqarah: Ayat 69]

Hayatan thoyiban

Menurut ibnu abas hayatan thoyibah adalah :

1.adalah kehidupan disurga.
2. Beribadah kepada Allah swt.
3. Kehidupan qona’ah rela terhadap pemberian Allah swt
4. Rejeki halal

Menurut Ibnu kasir hayatan thoyibah adalah :

  1. Dapat beriman dan beribadah
  2. Bisa melaksanakan amal sholeh.

Raja harapan kita adalah hayatan thoyibah. Wara’ ( Hati hati)  terhadap
1. Tidak kufur
2. Tidak fasik ,tidak munafiq.
3. Tidak durhaka

image

Taat kepada Allah dan jangan durhaka kepada Allah. Menghidari dari hal hal yang diharamkan Allah swt.

Mardiyah kita ridho kepada Allah dan Allah ridho kepada kita.

Taha 14

Ţāhā:14 – Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.

Keluarga ‘Imran (‘Āli `Imrān):103 – Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.